Selasa, 31 Maret 2015

Struktur perulangan

Ketika program berjalan, mungkin hanya blok kode tertentu yang diperlukan saja yang akan dijalankan dengan kondisi tertentu. Hal itu dapat diatur menggunakan alur percabangan. Ada tiga pernyataan yang berkaitan dengan alur percabangan program yaitu: If....Then, If...Then...Else dan Select Case.

If...Then
Pernyataan If...Then akan menguji suatu kondisi, jika True, program akan menjalankan pernyataan yang mengikutinya. Struktur If...Then bisa memiliki sintaks satu baris atau banyak baris. Sintaksnya adalah:
If kondisi Then Pernyataan ‘Untuk perintah 1 baris

If Kondisi Then ‘untuk perintah banyak baris
Pernyataan
End If

Contoh kode dalam satu baris adalah:
If Nilai >= 60 Then Hasil = “Lulus”

Contoh kode dalam banyak baris adalah:
If sNamaFile = “ ” Then
SaveFileAs()
ExitSub
End If

If...Then...Else
Variasi dari pernyataan If...Then adalah pernyataan If...Then...Else yang akan menjalankan sebuah blok pernyataan jika kondisi bernilai True dan blok pernyataan lainnya jika kondisi False. Sintaks pernyataan If...Then...Else sebagai berikut:

If Kondisi Then
BlokPernyataan1
Else
BlokPernyataan2
End If

VB akan menguji kondisi, jika bernilai benar maka VB akan menjalankan blok pernyataan pertama kemudian melompat pada pernyataan di bawah End If. Jika kondisi bernilai salah VB mengabaikan blok pernyataan pertama dan menjalankan blok di bawah kata kunci Else. Contoh kode:
If Nilai >= 60 Then
Hasil = “Lulus”
Else
Hasil = “Tidak Lulus”
End If
Variasi lain dari pernyataan If...Then...Else menggunakan ElseIf sebagai berikut:
If Kondisi Then
BlokPernyataan1
ElseIf Kondisi2 Then
BlokPernyataan2
ElseIf Kondisi3 Then
BlokPernyataan3
Else
BlokPernyataanN
End If

Contoh kode banyak If sebagai berikut:
Dim Pesan As String
Nilai = InputBox(“Masukkan Nilai:”)
If Nilai < 50 Then
Pesan = “D”
ElseIf Nilai < 75 Then
Pesan = “C”
ElseIf Nilai < 90 Then
Pesan = “B”
Else
Pesan = “A”
End If
MsgBox(Pesan)


Select Case
Pernyataan Select Case mirip dengan pernyataan If...Then...Else, pada dasarnya keduanya gunanya sama, tetapi menggunakan Select Case akan mempermudah menulis dan mengelola kode. Ketika pernyataan If...Then...Else memiliki banyak blok kode, kode menjadi sulit dibaca dan diikuti.
Struktur Select Case akan menguji ekspresi tunggal yang dievaluasi sekali pada bagian atas dari struktur. Hasil dari pengujian kemudian dibandingkan dengan beberapa nilai dan jika salah satu ada yang cocok, blok pernyataan yang berhubungan akan dijalankan.
Berikut adalah sintaks pernyataan Select Case:

Select Case Ekspresi
Case Nilai1
BlokPernyataan1
Case Nilai2
BlokPernyataan2
...
Case Else
BlokPernyataanN
End Select

Contoh kode sebagai berikut:
Dim Pesan As String
Select Case Now.DayOfWeek
Case DayOfWeek.Saturday Or DayOfWeek.Sunday
Pesan = “Libur!”
Case DayOfWeek.Monday
Pesan = “I Love Monday!”
Case Else
Pesan = “Kerja lagi, kerja lagi!”
End Select
MsgBox(Pesan)


A.  Struktur Perulangan
Struktur pengulangan/looping digunakan untuk menjalankan satu atau banyak baris kode secara berulang-ulang. Jenisnya adalah Do...Loop, While...End While, For...Next dan For...Each...Next.
Pernyataan Do...Loop dapat anda gunakan jika belum tahu berapa kali pengulangan blok pernyataan. Jika Anda sudah tahu berapa kalo pengulangan blok pernyataan digunakan For...Next.

Do...Loop
Do...Loop memungkinkan anda mengeksekusi serangkaian pernyataan berulang-ulang selama kondisi pengujian tetap benar. VB akan mengevaluasi ekspresi dan jika bernilai benar, pernyataan akan dijalankan. Ketika sampai
pada bagian akhir blok, ekspresi akan diuji lagi dan jika bernilai benar maka pernyataan akan diulang. Namun jika ekspresi bernilai salah maka program akan dilanjutkan ke pernyataan setelah loop.
Ada empat variari Do...Loop, dua yang pertama memiliki model yang sama. Pengualan akan dilakukan ketika kondisi bernilai benar atau sampai kondisinya bernilai benar. Keduai variasi menggunakan kata kunci While dan
Until untuk menunjukkan berapa lama kondisi menjadi benar. Untuk menjalankan blok pernyataan While kondisi bernilai benar digunakan sintaks berikut.
Do While Kondisi
BlokPernyataan
Loop

Untuk menjalankan blok pernyataan Until kondisi menjadi benar digunakan sintaks berikut ini:
Do Until Kondisi
BlokPernyataan
Loop
Ketika VB menjalankan pengulangan di atas, yang pertama dilakukan adalah menguji kondisi, jika kondisi  bernilai salah pernyataan pengulangan Do While akan dilewati tetapi pengulangan Do Until akan dijalankan. Ketika sampai pernyataan Loop, VB akan menguji ekspresi lagi dan mengulang blok pernyataan dari pengulangan Do While jika ekspresi bernilai salah dan pengulangan Do until jika ekspresi bernilai benar. Jika While akan berulang selama pengujian ekspresinya benar, sedangkan Until akan berulang selama kondisi ekspresinya salah.

Contoh Do While
Dim Nilai As Integer = 0
Do While Nilai < 100
Nilai += 5
Loop
‘Hasilnya 5, 10, 15, 20, ... sampai 100

Contoh Do Until
Dim Nilai As Integer = 0
Do Until Nilai >= 100
Nilai += 5
Loop
‘Hasilnya sama seperti Do While di atas

Variasi lain dari pengulangan Do Loop adalah menjalankan pernyataan dulu dan menguji kondisi setelah pernyataan dijalankan. Sintaksnya:
Do
BlokPernyataan
Loop While Kondisi
Atau

Do
BlokPernyataan
LoopUntil Kondisi

Contoh Loop While:
Dim Nilai As Integer = 0
Do
Nilai += 5
Loop While Nilai < 100

Contoh Loop Until
Dim Nilai As Integer = 0
Do
Nilai += 5
Loop Until Nilai >= 100

While...End While
Pengulangan While...End While akan menjalankan suatu blok pernyataan selama kondisi bernilai benar. Sintaksnya sebagai berikut:
While Kondisi
BlokPernyataan
End While
Jika kondisi bernilai benar, semua blok pernyataan akan dijalankan dan ketika mencapai End While, kontrol akan dikembalikan ke pernyataan While dan menguji kembali kondisi. Jika masih benar prosesnya akan diulang. Jika
kondisinya bernilai salah, program akan dilanjutkan pada pernyataan setelah End While. Contoh kode berikut untuk menghitung faktorial dari nilai. Lihat Program berikut ini;
While (Nilai > 1)
Jumlah *= Nilai
Nilai -= 1
End While



For... Next
Pada pengulangan For...Next, Anda harus mengetahui berapa kali pernyataan dalam pengulangan akan dijalankan. Pengulangan For...Next menggunakan suatu variabel (disebut counter) yang nilainya akan bertambah atau berkurang selama proses tiap pengulangan dari loop. Pengulangan For...Next memiliki sintaks sebagai berikut:
For Counter = awal To Akhir [Step penambahan/pengurangan]
Pernyataan
Next [counter]
Argumen counter, awal, akhir dan penambahan/pengurangan semuanya adalah numerik. Pengulangan akan terus dijalankan sampai mencapai nilai counter. Contoh pengulangan For...Next adalah sebagai berikut:
Dim n As Integer
For n = 1 To 10 Step 2
‘Menambahkan item ke daftar ListBox
lstData.Items.Add(“Item ke ” & n)
Next

For Each...Next
Pernyataan For Each mirip dengan pernyataan For...Next, kecuali variable pengulangan yang diperlukan bukan numerik melainkan array dan collection.
Pernyataan For Each akan mengulang untuk tiap-tiap elemen dalam array atau collection. Sintaksnya sebagai berikut:
For Each elemen In grup
[pernyataan]
[Exit For]              
[Pernyataan]
Next
Elemen harus sama tipe datanya dengan tiap-tiap item dalam array atau collection. Grup adalah array atau collection. Langkah pengulangan secara otomatis melalui tiap-tiap elemen dalam array atau collection dan keluar dari pengulangan setelah mencapai akhir dari array atau collection. Contoh:
Dim NamaHewan As String
Dim Hewan() As String={“Kucing”, “Anjing”, “Monyet”} ‘Array
For Each NamaHewan In Hewan
‘tambahkan masing-masing data ke listbox
LstHasil.Items.Add(NamaHewan)
Next













Jumat, 13 Maret 2015

if then else

An If statement can be followed by an optional Else statement, which executes when the Boolean expression is false.

Syntax:
The syntax of an If...Then... Else statement in VB.Net is as follows:

If(boolean_expression)Then
   'statement(s) will execute if the Boolean expression is true
Else
  'statement(s) will execute if the Boolean expression is false
End If
If the Boolean expression evaluates to true, then the if block of code will be executed, otherwise else block of code will be executed.

Flow Diagram:
VB.Net if...else statement
Example:
Module decisions
   Sub Main()
       'local variable definition '
      Dim a As Integer = 100

      ' check the boolean condition using if statement
      If (a < 20) Then
          ' if condition is true then print the following
          Console.WriteLine("a is less than 20")
      Else
          ' if condition is false then print the following
          Console.WriteLine("a is not less than 20")
      End If
      Console.WriteLine("value of a is : {0}", a)
      Console.ReadLine()
   End Sub
End Module

When the above code is compiled and executed, it produces the following result:

a is not less than 20
value of a is : 100
The If...Else If...Else Statement
An If statement can be followed by an optional Else if...Else statement, which is very useful to test various conditions using single If...Else If statement.
When using If... Else If... Else statements, there are few points to keep in mind.

An If can have zero or one Else's and it must come after an Else If's.

An If can have zero to many Else If's and they must come before the Else.

Once an Else if succeeds, none of the remaining Else If's or Else's will be tested.

Syntax:
The syntax of an if...else if...else statement in VB.Net is as follows:

If(boolean_expression 1)Then
   ' Executes when the boolean expression 1 is true
ElseIf( boolean_expression 2)Then
   ' Executes when the boolean expression 2 is true
ElseIf( boolean_expression 3)Then
   ' Executes when the boolean expression 3 is true
Else
   ' executes when the none of the above condition is true
End If
Example:
Module decisions
   Sub Main()
      'local variable definition '
      Dim a As Integer = 100
      ' check the boolean condition '
      If (a = 10) Then
          ' if condition is true then print the following '
          Console.WriteLine("Value of a is 10") '
      ElseIf (a = 20) Then
          'if else if condition is true '
          Console.WriteLine("Value of a is 20") '
      ElseIf (a = 30) Then
          'if else if condition is true 
          Console.WriteLine("Value of a is 30")
      Else
          'if none of the conditions is true
          Console.WriteLine("None of the values is matching")
      End If
      Console.WriteLine("Exact value of a is: {0}", a)
      Console.ReadLine()
   End Sub

End Module

Kamis, 05 Maret 2015

Pemrograman.NET

Visual Basic .NET
Microsoft Visual Basic .NET adalah sebuah alat untuk mengembangkan dan membangun aplikasi yang bergerak di atas sistem .NET Framework, dengan menggunakan bahasa BASIC. Dengan menggunakan alat ini, para programmer dapat membangun aplikasi Windows Forms, Aplikasi web berbasis ASP.NET, dan juga aplikasi command-line. Alat ini dapat diperoleh secara terpisah dari beberapa produk lainnya (seperti Microsoft Visual C++, Visual C#, atau Visual J#), atau juga dapat diperoleh secara terpadu dalam Microsoft Visual Studio .NET. Bahasa Visual Basic .NET sendiri menganut paradigma bahasa pemrograman berorientasi objek yang dapat dilihat sebagai evolusi dari Microsoft Visual Basic versi sebelumnya yang diimplementasikan di atas .NET Framework. Peluncurannya mengundang kontroversi, mengingat banyak sekali perubahan yang dilakukan oleh Microsoft, dan versi baru ini tidak kompatibel dengan versi terdahulu.

Terdapat tiga buah versi Visual Basic yang dirilis hingga bulan Agustus 2007, yakni:
Visual Basic .NET 2002 (VB 7.0)
Versi pertama dari Visual Basic .NET adalah Visual Basic .NET 2002 yang dirilis pertama kali pada bulan Februari 2002. Visual Basic .NET 2002 merupakan sebuah bahasa pemrograman visual yang berbasis bahasa BASIC (sama seperti halnya Visual Basic 6.0, tetapi lebih disempurnakan dan lebih berorientasi objek), dan didesain untuk berjalan di atas Microsoft .NET Framework versi 1.0.
Versi 7.0 ini dirilis bersamaan dengan Visual C# dan ASP.NET. Bahasa C#, yang dianggap sebagai jawaban terhadap Java, mendapatkan perhatian yang lebih banyak dibandingkan dengan VB.NET yang kurang begitu banyak diulas. Hasilnya, sedikit orang di luar komunitas Visual Basic yang memperhatikan VB.NET. Versi pertama ini kurang mendapat sambutan yang bagus dari para programmer, dan pada saat itu, program berbasis Visual Basic 6.0 sedang marak-maraknya dibuat. Para programmer yang mencoba Visual Basic .NET untuk pertama kali akan merasakan bahwa Visual Basic .NET sangatlah berbeda dibandingkan dengan Visual Basic sebelumnya. Contoh yang paling mudah adalah runtime engine yang lebih besar 10 kali lipat dibandingkan Visual Basic 6.0, dan juga meningkatkan beban di memori.
Visual Basic .NET 2003 (VB 7.1)
Selanjutnya, pada bulan Maret 2003, Microsoft pun merilis lagi versi yang lebih baru dari Visual Basic .NET, Visual Basic .NET 2003. Versi ini berisi beberapa perbaikan dibandingkan dengan versi sebelumnya, dan aplikasi yang dibuatnya dapat berjalan di atas .NET Framework versi 1.1. Fitur yang ditambahkan adalah dukungan terhadap .NET Compact Framework dan mesin wizard upgrade VB6 ke VB.NET yang telah ditingkatkan. Peningkatan yang lainnya adalah peningkatan pada performa dan keandalan dari Integrated Development Environment (IDE) Visual Basic itu sendiri, dan juga runtime engine.
Visual Basic .NET 2003 tersedia dalam beberapa jenis cita rasa: Professional, Enterprise Architect dan Academic Edition. Khusus untuk Visual Basic .NET 2003 Academic Edition, versi tersebut didistribusikan secara gratis untuk beberapa sekolah di dalam setiap negara; versi Professional dan Enterprise Architect merupakan produk komersial.
Visual Basic 2005 (VB 8.0)
Setelah itu, Microsoft pun berkonsentrasi dalam mengembangkan Microsoft .NET Framework 2.0, dan tentunya alat bantu untuk membangun program di atasnya. Hingga pada tahun 2005, mereka pun merilis versi terbaru dari Visual Basic .NET, yang kali ini disebut dengan Visual Basic 2005 (dengan membuang kata ".NET"), bersama-sama dengan beberapa aplikasi pengembangan lainnya.
Untuk rilis 2005 ini, Microsoft menambahkan beberapa fitur baru, di antaranya adalah:
  • Edit and Continue
    Fitur ini sebelumnya terdapat di dalam
    Visual Basic, akan tetapi dihapus di dalam Visual Basic .NET. Dengan keberadaan fitur ini, para programmer dapat memodifikasi kode pada saat program dieksekusi dan melanjutkan proses eksekusi dengan kode yang telah dimodifikasi tersebut.
  • Evaluasi ekspresi pada saat waktu desain
  • Munculnya Pseudo-Namespace "My", yang menyediakan:
    • Akses yang mudah terhadap beberapa area tertentu dari dalam .NET Framework yang tanpanya membutuhkan kode yang sangat signifikan.
    • Kelas-kelas yang dibuat secara dinamis (khususnya My.Forms).
  • Peningkatan yang dilakukan terhadap konverter kode sumber dari Visual Basic ke Visual Basic .NET.
  • Penggunaan kata kunci (keyword) Using, yang menyederhanakan penggunaan objek-objek yang membutuhkan pola Dispose untuk membebaskan sumber daya yang sudah tidak terpakai.
  • Just My Code, yang menyembunyikan kode reusable yang ditulis oleh alat bantu Integrated Development Environment (IDE) Visual Studio .NET.
  • Pengikatan sumber data (Data Source binding), yang mampu mempermudah pengembangan aplikasi basis data berbasis klien/server.
Fungsi-fungsi yang tersebut di atas (khususnya My) ditujukan untuk memfokuskan Visual Basic .NET sebagai sebuah platform pengembangan aplikasi secara cepat dan "menjauhkannya" dari bahasa C#.
Bahasa Visual Basic 2005 memperkenalkan fitur-fitur baru, yakni:
  • Bawaan .NET Framework 2.0:
    • Generics
    • Partial class, sebuah metode yang dapat digunakan untuk mendefinisikan beberapa bagian dari sebuah kelas di dalam sebuah berkas, lalu menambahkan definisinya di lain waktu; sangat berguna khususnya ketika mengintegrasikan kode pengguna dengan kode yang dibuat secara otomatis.
    • Nullable Type
  • Komentar XML yang dapat diproses dengan menggunakan beberapa alat bantu seperti NDoc untuk membuat dokumentasi secara otomatis.
  • Operator overloading
  • Dukungan terhadap tipe data bilangan bulat tak bertanda (unsigned integer) yang umumnya digunakan di dalam bahasa lainnya.
Visual Basic 9.0 (Visual Basic 2008)
Versi ini merupakan versi terbaru yang dirilis oleh Microsoft pada tanggal 19 November 2007, bersamaan dengan dirilisnya Microsoft Visual C# 2008, Microsoft Visual C++ 2008, dan Microsoft .NET Framework 3.5.
Dalam versi ini, Microsoft menambahkan banyak fitur baru, termasuk di antaranya adalah:
Hubungan dengan Visual Basic klasik
Apakah Visual Basic .NET dianggap sebagai sebuah versi Visual Basic atau benar-benar bahasa yang berbeda merupakan sebuah topik perdebatan yang hangat. Hal ini dikarenakan sintaksis bahasa Visual Basic .NET tidak mengalami perubahan yang sangat drastis, dan hanya menambahkan beberapa dukungan fitur baru seperti penanganan eksepsi secara terstruktur dan ekspresi yang bisa di-short-circuit-kan. Dua perubahan tipe data pun terjadi saat berpindah ke Visual Basic .NET. Dibandingkan dengan Visual Basic 6.0, tipe data Integer yang dimiliki oleh Visual Basic .NET memiliki panjang dua kali lebih panjang, dari 16 bit menjadi 32 bit. Selain itu, tipe data Long juga sama-sama berubah menjadi dua kali lipat lebih panjang, dari 32 bit menjadi 64 bit. Bilangan bulat 16-bit dalam Visual Basic .NET dinamakan dengan Short. Lagi pula, desainer GUI Windows Forms yang terdapat di dalam Visual Studio .NET atau Visual Basic .NET memiliki gaya yang sangat mirip dengan editor form Visual Basic klasik.
Jika sintaksis tidak banyak yang berubah, lain halnya dengan semantik, yang berubah secara signifikan. Visual Basic .NET merupakan sebuah bahasa pemrograman yang mendukung fitur "Bahasa Pemrograman Berorientasi Objek" secara penuh, karena memang didukung oleh arsitektur Microsoft .NET Framework, yang mengandung kombinasi dari Common Language Runtime dan Base Class Library. Visual Basic klasik, hanya merupakan sebuah bahasa pemrogaman berbasis objek, yang berjalan di atas arsitektur Component Object Model (COM).
Perubahan ini telah mengubah banyak asumsi tentang hal yang benar yang harus dilakukan dengan mempertimbangkan performa dan kemudahan untuk dipelihara. Beberapa fungsi dan pustaka perangkat lunak, yang ada di dalam Visual Basic klasik, kini tidak terdapat di dalam Visual Basic .NET; mungkin masih banyak yang masih terdapat di dalam Visual Basic .NET, tapi tidak seefisien apa yang ditawarkan oleh .NET Framework. Bahkan jika program Visual Basic klasik bisa dikompilasi dengan benar, sebagian besar program Visual Basic klasik harus melalui beberapa proses refactoring untuk mengadopsi fitur bahasa baru secara keseluruhan. Dokumentasi untuk ini pun tersedia di situs Microsoft[2].
Contoh Pemrograman
Contoh program sederhana dalam bahasa Visual Basic .NET yang dipakai untuk menghitung jumlah pembayaran dari m_item buah barang dengan harga m_price per item ditambah 5% pajak penjualan: [3].
  Dim m_item, m_price, tax, total As double
  m_item = double.Parse(textBox1.Text)
  m_price = double.Parse(textBox2.Text)
  tax = 0.05
  total = m_item * m_price * (1 + tax)
  label5.Text = total.ToString()
  MessageBox.Show("Well Done.")
Berikut ini adalah contoh lain dari program Visual Basic yang menggunakan objek CheckBox dan ComboBox untuk menghitung jumlah kredit mata kuliah yang diambil oleh seorang mahasiswa (masing-masing mata kuliah = 3 kredit):
Dim total As Integer
total = 0 ' awal dari jumlah kredit total
If (CheckBox1.Checked = True) Then 'boleh memilih semua checkbox
            total += 3
        End If
        If (CheckBox2.Checked = True) Then
            total = total + 3
        End If
        If (CheckBox3.Checked = True) Then
            total = total + 3
        End If
If (ComboBox1.SelectedIndex = 0) Then 'hanya bisa memilih satu
            total = total + 3
        ElseIf (ComboBox1.SelectedIndex = 1) Then
            total = total + 3
        ElseIf (ComboBox1.SelectedIndex = 2) Then
            total = total + 3
        End If

Label3.Text = CStr(total) ' hasil kredit total yang diambil